Stoikiometri

Massa Atom

a. Massa Atom Relatif (Ar)

Massa atom relatif (Ar) merupakan perbandingan massa atom dengan massa satu atom yang tetap. Secara matematis dapat dirumuskan sebagai berikut.

1 sma (satuan massa atom) = 1/12 x massa atom C-12

Massa 1 atom C-12 = 1,99268 x 10-23 gram

Massa Atom Relatif (Ar)

b. Massa Molekul Relatif (Mr)

Massa molekul relatif (Mr) merupakan penjumlahan dari massa atom relatif. Secara matematis dapat dirumuskan sebagai berikut.

Massa Molekul Relatif (Mr)

Persamaan Reaksi Kimia

Reaksi kimia dituliskan dalam bentuk persamaan reaksi, yang menggambarkan reaktan (zat-zat pereaksi), produk (zat hasil reaksi), wujud reaktan dan produk, perbandingan jumlah partikel reaktan dan produk (dinyatakan oleh koefisien), serta arah reaksi (tanda anak panah). Dalam persamaan reaksi, reaktan dituliskan di ruas kiri, sedangkan produk di sebelah kanan. Perhatikan langkah-langkah penyetaraan perasmaan reaksi berikut ini.

Penyerataan Persamaan Reaksi

  1. Tulis persamaan kerangka dengan menggunakan lambang-lambang, yaitu rumus kimia zat dan wujud reaksi.
  2. Tetapkan koefisien zat atau senyawa yang lebih rumit, yaitu satu.
  3. Setarakan reaksi dengan mengatur koefisien reaktan dan hasil reaksi yang lain.

Hukum-Hukum Kimia

Hukum dasar kimia adalah rumusan atau pernyataan singkat yang diperoleh dari hasil eksperimen ilmiah yang telah teruji kebenarannya secara berulang. Skema menunjukkan beberapa hukum dasar kimia yang sering digunakan.

Hukum-Hukum Kimia

Konsep Mol

Mol berasal dari bahasa latin “mole” yang berarti “tumpukan:, digunakan sebagai satuan jumlah zat yang bereaksi. Jika mol suatu zat diketahui, maka kita dapat menentukan massa, volume, dan jumlah partikel zat tersebut. Lebih jelasnya, perhatikan skema di bawah ini.

Konsep Mol

Keterangan:

Ar            = massa atom relatif

Mr           = massa molekul relatif

No           = bilangan Avogardo = 6,02 x 1023

Kadar Zat

Kadar zat merupakan jumlah bagian zat tertentu dalam suatu campuran. Bagian zat tersebut dapat menyatakan per 100 bagian massa campuran, per 100 bagian volume campuran, dan per 1.000.000 bagian massa campuran.

Kadar zat

Rumus Empiris dan Rumus Molekul

Rumus kimia dibedakan menjadi 2, yaitu rumus empiris dan rumus molekul. Rumus empiris merupakan rumus paling sederhana yang memberikan perbandingan jumlah atom untuk setiap jenis atom yang ada di dalam senyawa. Sementara rumus molekul menyatakan jumlah atom setiap unsur dalam satu molekul. Jadi, rumus molekul merupakan kelipatan dari rumus empiris. Berikut ini hubungan antara keduanya.

Rumus Empiris       ==>       Rumus Molekul

Faktor pengali      RM = (RE)n

 

Perhitungan dalam Persamaan Reaksi Kimia

Dalam persamaan reaksi kimia terdapat istilah koefisien reaksi, yaitu perbandingan mol masing-masing zat yang terlibat dalam suatu reaksi kimia. Berikut ini hubungan koefisien reaksi dengan jumlah mol zat.

Mol zat yang dicari = (koefisien zat yang dicari/koefisien zat yang diketahui) x mol xat yang diketahui

Perbandingan koefisien juga dapat digunakan untuk menentukan perbandingan volume masing-masing gas, yaitu sebagai berikut.

Volume gas yang dicari = (koefisien zat yang dicari/koefisien zat yang diketahui) x volume gas yang diketahui

Dalam suatu reaksi kimia, terdapat istilah reaktan pembatas, yaitu reaktan yang habis bereaksi terlebih dahulu. Berikut ini langkah-langkah menentukan reaktan pembatas.

  1. Menentukan jumlah mol masing-masing reaktan
  2. Membagi jumlah mol reaktan dengan koefisiennya
  3. Membuat kesimpulan:
  • Hasil yang paling kecil merupakan reaktan pembatas.
  • Jika hasil baginya sama, maka masing-masing reaktan sama-sama habis bereaksi.

Leave a Comment