Keadaan Penduduk Indonesia

Penduduk di Indonesia dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu

  • Kelompok usia belum produktif, berada di rentang usia 0–14 tahun. Pada kelompokini penduduk belum dapat bekerja aktif.
  • Kelompok usia belum produktif, berada di rentang usia 14–49 tahun. Pada kelompokini penduduk dapat bekerja aktif.
  • Kelompok usia belum produktif, berada di rentang usia 50 tahun ke atas. Padakelompok ini penduduk tidak dapat bekerja aktif.

Kita hidup dalam masyarakat yang sangat beraneka ragam keadaannya. Ada yang kaya dan ada yang miskin. Ada yang hidup di perumahan mewah dan ada yang tidak. Kesenjangan sosial yang tinggi mendorong kecemburuan sosial. Akibatnya, timbul masalah sosial dalam masyarakat. Contoh masalah sosial, antara lain kepadatan penduduk, kemiskinan, dan sebagainya.

Persebaran Penduduk

Penduduk di Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain

Kesuburan Tanah

Wilayah yang subur akan dipadati oleh penduduk. Pulau Jawa subur karena terdapat banyak gunung berapi. Hasil letusan gunung berapi sangat membantu kesuburan tanah.

Sarana dan Prasarana Pendidikan

Sekolah dan perguruan tinggi yang berkualitas berada di Pulau Jawa. Hal ini mendorong penduduk di luar Jawa untuk pindah ke Pulau Jawa.

Pembangunan Industri

Industri banyak didirikan di Pulau Jawa. Akibatnya, penduduk luar Jawa datang mencari pekerjaan. Tidak meratanya penduduk menyebabkan pembangunan yang tidak merata. Hal ini membuat pulau-pulau di luar Jawa terhambat pembangunannya. Akibatnya, pembangunan di Indonesia juga tidak berjalan lancar.

Pengangguran

Banyaknya pengangguran merupakan masalah sosial. Semua orang membutuhkan makan, minum, pakaian serta tempat tinggal. Kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan pokok. Jika tidak mempunyai pekerjaan yang dapat mencukupi kebutuhan menjadi masalah dalam masyarakat.

Pengangguran menimbulkan masalah baru, yaitu kejahatan. Masyarakat membutuhkan kehidupan yang aman, tenteram dan tertib. Untuk itulah kalian harus belajar dengan rajin agar menjadi anak yang cerdas, terampil, dan berbudi pekerti yang baik. Jika kita memiliki keahlian dan keterampilan tentu dapat menciptakan lapangan kerja sendiri. Dengan demikian, dapat mencukupi kebutuhan hidup serta menolong orang lain.

Pemerintah wajib menyediakan lapangan kerja. Lapangan kerja yang tersedia disesuaikan dengan kebutuhan. Uluran tangan wiraswasta untuk menciptakan lapangan kerja sangat diperlukan.

Yatim Piatu dan Orang Jompo

Masalah sosial lainnya adalah anak-anak yatim piatu dan orang tua renta. Mereka tidak memiliki saudara dan tempat tinggal. Panti asuhan dan panti jompo berguna untuk meringankan beban mereka. Uluran tangan orang-orang mampu sangat membantu.

Orang yang sudah tua usianya, ingatannya sudah menurun. Kebutuhan dan kesehatannya juga menurun. Orang yang jompo tidak dapat mencari makan sendiri. Hal itu merupakan masalah sosial yang perlu sangat diperhatikan dan mendapat pemecahan. Semuanya menyangkut hidup manusia sehingga penanganannya bersifat kemanusiaan.

Sampah

Sampah adalah sisa hasil pemakaian produksi, baik rumah tangga maupun industri. Masalah sampah dapat menjadi masalah sosial. Coba bayangkan jika sampah rumah tangga dibiarkan saja tanpa dibersihkan. Tentunya akan merusak pemandangan kota. Selain itu dapat menimbulkan bau tidak sedap. Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya mendorong kondisi tersebut. Jika kalian perhatikan banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan tanpa rasa bersalah. Mungkin tanpa sadar kalian pun pernah melakukannya.

Leave a Comment