Begini Cara Membangun Reputasi Bisnis dengan Content Placement dengan Mudah:

Bagi para pengguna blog pasti tidak asing dengan istilah content placement, bukan? Content placement diartikan sebagai menempatkan konten yang dimiliki di website orang lain. Tujuannya tidak lain adalah guna meningkatkan reputasi. Sekalipun terdengar mudah, sayangnya masih cukup banyak para blogger yang tidak tahu cara membangun reputasi bisnis dengan content placement dengan mudah.

Menggunakan content placement untuk membangun reputasi bisnis tidak bisa dilakukan dengan asal-asalan. Pasalnya, hal ini akan mempengaruhi tingkat keberhasilan penjualan produk atau jasa yang dijual melalui website. Apalagi biaya yang dikeluarkan untuk sebuah jasa content placement tidak sedikit. Lantas, bagaimana cara membangun reputasi bisnis menggunakan content placement? Ini jawabannya:

1. Identifikasi Target Pelanggan

Cara pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengidentifikasi target pelanggan. Sebagai seorang pebisnis yang menggunakan website sebagai media pemasaran, usahakan untuk lebih jeli memantau target konsumen atau customer yang akan menggunakan jasa atau membeli produk yang dijajakan di dalam website.

Cara mengidentifikasi target pelanggan ini juga terbilang sangat mudah. Bisa melalui survei atau pengamatan tidak langsung dengan memperhatikan beberapa aspek. Apa saja? Diantaranya berdasarkan hobi, usia, budaya hingga lokasi tempat tinggal. Aspek ini akan berpengaruh terhadap tinggi rendahnya traffic website dikunjungi oleh pelanggan.

2. Tentukan Website yang akan Dituju untuk Memasang Konten

Cara yang paling banyak dilewatkan sekaligus diabaikan dalam menggunakan content placement untuk membangun reputasi bisnis adalah menentukan website. Cara ini merupakan bagian penting yang tidak boleh dilewatkan sebab berpengaruh besar terhadap traffic kunjungan. Pastikan memilih website yang memiliki pengunjung realtime.

Jangan asal-asalan memilih website untuk memasang konten bisnis, jangan sampai tergiur dengan banyaknya pengunjung tetapi fake. Mengingat saat ini banyak website yang pengunjung realtimenya sedikit tetapi terlihat banyak sebab menggunakan pengguna fake. Oleh karena itu, pastikan website tersebut terpercaya dan berada di laman satu dan dua search engine.

3. Tentukan Brand Persona

Setelah mendapatkan website yang nantinya akan digunakan memasang konten, cara membangun reputasi bisnis dengan content placement berikutnya adalah menentukan brand persona. Tahap ini akan sangat membantu para pemilik bisnis dalam membangun citra dari barang atau jasa yang dijual melalui website. Saat menentukan brand persona, jangan terlalu berlebihan. Buat sesederhana mungkin tetapi tetap relevan dengan target.

Berdasarkan peninjauan di content placement Indonesia, kebanyakan para pemilik website akan memilih brand persona yang mudah diingat pelanggan. Maka kemudian, nantinya akan sangat mudah membentuk reputasi bisnis tanpa harus melakukan cara-cara yang terlalu rumit.

Apabila ketiga cara di atas sudah selesai dilakukan, bukan berarti reputasi bisnis akan menaik drastis. Lanjutkan dengan menentukan tujuan akhir dari penggunaan content placement agar tetap fokus pada tujuan awal. Kemudian negosiasi harga dengan pemilik website agar hubungan kerjasama terjalin dengan baik. Bagaimana? Ternyata, cara membangun reputasi bisnis dengan content placement sangat mudah, bukan?

Leave a Comment